Indonesia — Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komunitas Sepeda Tua Indonesia mengajak seluruh Onthelis dan Onthelista di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan Ngonthel Serentak Nusantara.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
- Hari/Tanggal: Minggu, 19 April 2026
- Lokasi: Serentak di seluruh wilayah Indonesia (komunitas/paguyuban masing-masing)
- Agenda Utama: Ngonthel bareng dan bakti sosial
Ajakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum KOSTI, Darat Aris, sebagai bentuk penguatan nilai kebudayaan dan kebangsaan melalui kegiatan bersepeda klasik yang penuh makna.
Semangat Kartini dalam Balutan Onthel
Ngonthel Serentak Nusantara bukan sekadar kegiatan bersepeda, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan di Indonesia.
Peserta dianjurkan mengenakan busana tematik yang mencerminkan nilai historis dan budaya:
- Onthelis (Pria): Busana lurik lengkap dengan blangkon ala Raden Mas Kartono
- Onthelista (Wanita): Kebaya ala Kartini dengan tetap mengutamakan keselamatan saat bersepeda
KOSTI juga mengingatkan agar penggunaan kain jarik tetap memperhatikan faktor keamanan, khususnya agar tidak tersangkut pada gir atau rantai sepeda.
Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Selain ngonthel bersama, kegiatan ini juga diisi dengan aksi bakti sosial yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing komunitas di daerah.
Momentum ini diharapkan mampu:
- Mempererat solidaritas antar Onthelis dan Onthelista
- Menghidupkan nilai gotong royong
- Meneguhkan eksistensi komunitas sepeda tua di Indonesia
Ajakan Dokumentasi dan Keselamatan
Seluruh peserta juga diimbau untuk mendokumentasikan kegiatan sebagai bagian dari publikasi dan penguatan eksistensi KOSTI di tingkat nasional.
KOSTI menekankan pentingnya:
- Menjaga ketertiban selama kegiatan
- Mengutamakan keselamatan berkendara
- Menjunjung tinggi etika berlalu lintas
Penutup
Melalui kegiatan Ngonthel Serentak Nusantara ini, KOSTI berharap semangat perjuangan Kartini dapat terus hidup dalam kebersamaan komunitas, sekaligus menjadi simbol kecintaan terhadap budaya bangsa.
“Salam hormat kami untuk semua saudara-saudaraku Onthelis dan Onthelista dimanapun berada,” ujar Darat Aris.

Posting Komentar