ANYER – Semangat touring jarak jauh menuju IVCA Rally 2026 Prambanan Klaten terus bergelora dari berbagai penjuru Indonesia. Hari ini, Rabu 13 Mei 2026, rombongan Onthelis Onthelista dari Titik Nol Anyer, Banten resmi memulai perjalanan panjang menuju Prambanan sejauh kurang lebih 688 kilometer.
Perjalanan ini menjadi bagian dari rangkaian besar Klaten International Cycling Festival 2026, ICHC 2026, dan IVCA Rally 2026 yang akan mempertemukan Onthelis Onthelista Nusantara bahkan mancanegara di kawasan Prambanan dan Klaten.
Rombongan touring dari Barat Indonesia ini akan melintasi jalur Pantura melalui Tangerang, Jakarta, Karawang, Cirebon, Tegal, Batang, Semarang hingga Boyolali sebelum dijadwalkan finish di Prambanan pada 21 Mei 2026.
Log Etape Touring Anyer – Prambanan
Berikut adalah rincian etape perjalanan rombongan jalur Pantura:
Jakarta → Karawang (62 Km)
Manifes Peserta Touring Jarak Jauh
Perjalanan ini diikuti oleh para petarung aspal dari berbagai daerah dengan jarak tempuh yang bervariasi. Berikut adalah manifes nama peserta beserta titik tolak mereka:
Titik Tolak: Sumatera Lahat (1.214 Km) & Palembang (1.184 Km)
- Edi Ismunir (Lahat)
- Suparlan / Mr. Jack (Palembang)
- Suwarno (Palembang)
Titik Tolak: Banten Nol Km Anyer (682 Km)
- Aldesla Agustino
- Zuhri Alfarira N.
- Suharto
- Reda Ihsanudin
- Wardono
- Amin Sugiono
- Husen
- Diah Hendratno
Titik Tolak: DKI Jakarta Djakarta (573 Km)
- Budi Black
- Edoy
- Sofyan
- Hendro
- Ojay
- Ruslian
- Grady
Titik Tolak: Jawa Barat 1 Bandung (481 Km) & Karawang (583 Km)
- Rajib (Bandung)
- Afeh (Bandung)
- Bah Taufik (Bandung)
- Mbah Sudarsono (Karawang)
Titik Tolak: Jawa Barat 2 Kuningan, Majalengka, Tasikmalaya
- Chaweng (Kuningan - 360 Km)
- Apih Dayak (Majalengka - 330 Km)
- Heru (Majalengka - 330 Km)
- Atep Muksin (Tasikmalaya - 312 Km)
Dede Susilo Menempuh Jalur Selatan
Salah satu strategi perjalanan menarik datang dari Onthelis asal Cianjur, Bapak Dede Susilo, yang memilih menggunakan jalur berbeda menuju Prambanan.
Berbeda dengan rombongan Pantura yang melintasi pesisir utara (Cirebon, Pekalongan, Semarang), Dede memutuskan untuk menembus Jalur Selatan karena dinilai lebih logis dan efisien dari posisi geografis Cianjur.
Rute tempur yang dipilih Dede Susilo adalah:
Cianjur → Bandung → Nagreg → Tasikmalaya → Banjar → Majenang → Wangon → Gombong → Kebumen → Purworejo → Jogja → Prambanan.
Meskipun secara jarak dinilai lebih efektif, Jalur Selatan dikenal menghadirkan tantangan teknis tersendiri dengan karakter jalan perbukitan, tanjakan pegunungan, serta kelokan khas selatan Pulau Jawa. Perjalanan mandiri ini menjadi bukti kuat bahwa semangat juang seorang Onthelis tidak dapat dibatasi oleh beratnya medan jalan.
Pergerakan Sektor Timur (Bali & Jawa Timur)
Pemantauan di sektor timur mencatat bahwa pada Selasa, 12 Mei 2026, sebanyak 12 Onthelis dan Onthelista Bali telah lebih dulu mengayuh pedal dari Titik Nol Kilometer Denpasar menuju Prambanan (sekitar 758 Km).
Sesuai skenario perjalanan, rombongan Bali akan bergabung (rendezvous) dengan Onthelis Jawa Timur yang start dari Titik Nol Panarukan, Situbondo. Konsolidasi massa Onthelis Sektor Timur juga dikabarkan akan semakin besar seiring bergabungnya rombongan dari Makassar dan Sumenep di titik kumpul Surabaya, sebelum akhirnya bermanuver menuju garis akhir di Klaten.
Posting Komentar