AD-ART Kosti

PENDIRIAN PERKUMPULAN KOMUNITAS SEPEDA TUA INDONESIA (KOSTI)

Nomor : 9.

— Pada hari ini, Rabu, tanggal 16122015  (enam belas Desember dua ribu lima belas);  Pukul 15.00 WIB (lima belas Waktu Indonesia bagian Barat);

— Hadir di hadapan saya, VIKA FITRIAINI,  Sarjana Teknik, Sarjana Hukum, Magister  Kenotariatan, Notaris di Kabupaten Bekasi,  dengan dihadiri saksisaksi yang saya,  Notaris, kenal yang namanamanya akan disebut  pada akhir akta ini :

  1. Tuan Brigadir Jenderal Polisi Dokter Haji EDDY SAPARWOKO, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Magister Manajemen, Diplome in Forensic Medicine, Fellows Indonesian Heart Association, lahir di Sragen, tanggal 27111951 (dua puluh tujuh November seribu sembilan ratus lima puluh satu), Warga Negara Indonesia, Pensiunan,  bertempat tinggal di Jakarta, Komplek  Kepolisian Republik Indonesia Ragunan Jalan D  Nomor 2, Rukun Tetangga 001, Rukun Warga 006,  Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu,  Kota Jakarta Selatan, pemegang Kartu Tanda  Penduduk dengan Nomor Induk Kependudukan 3174042711510002;

 

2. Tuan JOKO RINTO PIHARTONO, Sarjana Teknik,

lahir di Nganjuk, pada tanggal 14111964  (empat belas November seribu sembilan ratus  enam puluh empat), Warga Negara Indonesia,  Wiraswasta, bertempat tinggal di Kabupaten  Bekasi, Perumahan Graha Prima Blok FA Nomor 71, Rukun Tetangga 008, Rukun Warga 016, Desa  Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor Induk  Kependudukan 3216061411640004;

  1. Tuan FAHMI SAIMIMA, Sarjana Komputer, lahir di Tegal, pada tanggal 27051981 (dua puluh tujuh Mei seribu sembilan ratus delapan puluh  satu), Warga Negara Indonesia, Karyawan  Swasta, bertempat tinggal di Jakarta, Jalan  Rawajati Timur III Nomor 16, Rukun Tetangga

005, Rukun Warga 002, Kelurahan Rawajati,  Kecamatan Pancoran, Kota Jakarta Selatan,  pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor  Induk Kependudukan 3671092705810002;

  1. Tuan Haji ROMIN, lahir di Jakarta, pada tanggal

 

20031970 (dua puluh Maret seribu sembilan  ratus tujuh puluh), Warga Negara Indonesia,  Karyawan Swasta, bertempat tinggal di Kota  Bekasi, Prima Harapan Regency Blok D.7 Nomor

17, Rukun Tetangga 014, Rukun Warga 009,  Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi  Utara, pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan  Nomor Induk Kependudukan 3275032003700017;

5. Tuan Doktorandus DIAR CAHDIAR ANTADIREDJA,

Megister Sains, lahir di Bandung, pada tanggal

24091963 (dua puluh empat September seribu  sembilan ratus enam puluh tiga), Warga Negara  Indonesia, Pegawai Negeri Sipil (PNS),  bertempat tinggal di Kabupaten Garut, Perumahan Bumi Proklamasi Nomor 14, Rukun Tetangga 002,  Rukun Warga 014, Desa Jayaraga, Kecamatan  Tarogong Kidul, pemegang Kartu Tanda Penduduk  dengan Nomor Induk Kependudukan 3205052409630001;

  1. Tuan Doktorandus Haji FAJAR SURYA NUGRAHA, lahir di Sragen, pada tanggal 06071967 (enam Juli seribu sembilan ratus enam puluh tujuh),  Warga      Negara Indonesia, Karyawan Swasta,  bertempat tinggal di Kota Bekasi, Prima Harapan Regency Blok D.8 Nomor 9, Rukun Tetangga 013,  Rukun Warga 009, Kelurahan Harapan Baru,  Kecamatan Bekasi Utara, pemegang Kartu Tanda  Penduduk dengan Nomor Induk Kependudukan 3275030607670030;
  1. Tuan Insinyur Haji TARNO SETIADI, lahir di Jakarta, pada tanggal 20051969 (dua puluh Mei seribu sembilan ratus enam puluh sembilan),  Warga Negara Indonesia, Wiraswasta, bertempat  tinggal di Kota Bekasi, Dukuh Zamrud Blok U.02

Nomor 18, Rukun Tetangga 002, Rukun Warga 010, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya,  pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor  Induk Kependudukan 3275112005690002;

  1. Tuan Profesor Doktor GUNAWAN TANGKILISAN,

Sarjana Ekonomi, Master of Business Administration, Sarjana Sosial, Magister Sains, Doktorandus, Magister Manajemen, Sarjana Hukum, Magister Hukum, lahir di Jakarta, pada tanggal

11111957 (sebelas November seribu sembilan ratus lima puluh tujuh), Warga Negara Indonesia, Wiraswasta, bertempat tinggal di Kota Tangerang Selatan, Parakan, Rukun Tetangga

002, Rukun Warga 009, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor Induk Kependudukan 3674061111570006;

  1. Tuan SLAMET ARIFIN, Sarjana Hukum, lahir di Pamekasan, pada tanggal 27011972 (dua puluh  tujuh Januari seribu sembilan ratus tujuh puluh dua), Warga Negara Indonesia, Karyawan Swasta, bertempat tinggal di Kota Bekasi, Prima Harapan Regensi L.13 Nomor 7, Rukun Tetangga 002, Rukun Warga 012, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan  Bekasi Utara, pemegang Kartu Tanda Penduduk  dengan Nomor Induk Kependudukan 3275032701720015;

Para Penghadap bertindak sebagaiman  tersebut di atas dengan ini menerangkan, menanggung dan  menjamin sepenuhnya atas kebenaran dan keabsahan – tandatangan tandatangan yang ada dalam NOTULEN  RAPAT yang dibuat dibawah tangan tertanggal

30112015 (tiga puluh November dua ribu lima  belas), bermaterai cukup dan aslinya dilekatkan  pada minuta akta ini;

Para Penghadap bertindak sebagaimana tersebut  diatas menerangkan bahwa Komunitas Sepeda Tua  Indonesia ini telah didirikan pada tanggal

09022008 (sembilan Februari dua ribu delapan) dan dituangkan dalam Akta Pendirian Komunitas Sepeda  Tua Indonesia Nomor 109 tertanggal 19022009  (sembilan belas Februari dua ribu sembilan) yang  dibuat dihadapan Haji FEBY RUBEIN HIDAYAT, Sarjana Hukum, Notaris Jakarta Timur, dan telah didaftarkan sebagai Organisasi Kemasyarakatan pada Departemen  Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor :

032/D.III.2/I/2011 atas nama KOMUNITAS SEPEDA TUA  INDONESIA yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal  Kesatuan Bangsa dan Politik Direktur Fasilitasi  Organisasi Politik dan Kemasyarakatan Republik  Indonesia tertanggal 13012011 (tiga belas Januari dua ribu sebelas), aslinya telah diperlihatkan  kepada saya, Notaris;

Bahwa KOMUNITAS SEPEDA TUA INDONESIA telah  menyelenggarakan Kongres sebanyak 3 (tiga) kali  yaitu sebagai berikut :

  1. Kongres I pada tanggal 09022008 (sembilan Februari dua ribu delapan) sampai dengan

10022008 (sepuluh Februari dua ribu delapan)  yang diselenggarakan di Bogor;

  1. Kongres II pada tanggal 26022011 (dua puluh enam Februari dua ribu sebelas) sampai dengan

27022011 (dua puluh tujuh Februari dua ribu  sebelas) yang diselenggarakan di Yogyakarta;

  1. Kongres III pada tanggal 08022014 (delapan

Februari dua ribu empat belas) sampai dengan

09022014 (sembilan Februari dua ribu empat  belas) yang diselenggarakan di Bali;

— Para Penghadap bertindak sebagaimana tersebut di atas dengan ini bermaksud untuk menjadikan  Perkumpulan ini menjadi sebuah Badan Hukum yang  memperoleh Pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi – Manusia Republik Indonesia;

— Sejak berdirinya KOMUNITAS SEPEDA TUA INDONESIA, perkumpulan ini memiliki latar belakang  terbentuknya Komunitas yang merupakan hasil  pemikiran para Pendiri Perkumpulan ini, yakni  sebagai berikut :

— Bahwa citacita proklamasi kemerdekaan bangsa  Indonesia adalah terwujudnya suatu bangsa yang  merdeka, bersatu, adil dan makmur, serta untuk  mewujudkan pemerintah Negara Kesatuan Republik  Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum,  mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut  melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan  kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

— Bahwa wujud dari bangsa yang dicitacitakan itu adalah masyarakat beradab dan sejahtera, yang  mengejawantahkan nilainilai kejujuran, kebenaran, kesungguhan dan keterbukaan yang bersumber dari  hati nurani, bisa dipercaya, setia dan tepat janji serta mampu memecahkan masalah sosial yang mampu  bertumpu pada kekuatan sendiri, bersikap dan  bertindak adil dalam segala situasi, tolong

menolong dalam kebajikan, serta konsisten  menjalankan garis/ketentuan yang telah disepakati  bersama.

— Bahwa pengguna, pemilik, penggemar dan pecinta  sepeda tua/ontel adalah bagian dari bangsa yang  berkepentingan terhadap perwujudan citacita  kemerdekaan tersebut dan pemberdayaan disegala  bidang seperti Budaya dan Pariwisata serta  bersinergi dengan penyelamatan dan pelestarian  Lingkungan Hidup dalam upaya mengurangi pemanasan  Global, bebas polusi, tanpa Bahan Bakar Minyak.  Merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan  citacita kemerdekaan, yang kemudian diharapkan  mampu menjadi penggerak bagi perwujudan citacita bangsa secara keseluruhan.

— Bahwa berhak untuk mendapat perlakuan yang sama dari pemerintah mengenai hak pengguna jalan  (transportasi), khususnya untuk memiliki jalur  khusus bersepeda (Bike Way).  Komunitas Sepeda Tua berperan mewujudkan masyarakat yang berdaya melalui kebebasan informasi, kebebasan berbicara dan berekspresi secara bertanggungjawab  sehingga dapat mengembangkan potensi diri dan  lingkungannya serta  berpartisipasi dalam proses  pengambilan kebijakan untuk meningkatkan  kesejahteraan dan kualitas hidupnya.

— Bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan adanya wahana perjuangan dan pergerakan yang kuat, mampu menyalurkan aspirasi dan menyatukan seluruh  potensi pengguna, pemilik, penggemar dan pecinta

sepeda tua/ontel sehingga dapat ikut terlibat  secara aktif dalam penyelenggaraan dan pemberdayaan pengguna, pemilik, penggemar dan pecinta sepeda  tua/ontel dengan berakhlaqul karimah, sehingga  potensi itu tidak dimanfaatkan oleh organisasi  lain.

— Maka dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

untuk mencapai citacita itu maka seluruh Klub,  Komunitas dan Perkumpulan pengguna, pemilik,  penggemar dan pecinta sepeda tua Indonesia harus  peka terhadap kebutuhan masyarakat, melayani  masyarakat secara bertanggungjawab, mengembangkan  nilainilai kearifan lokal, menghormati kemajemukan di masyarakat dilandasi semangat kesukarelaan dan  independen. Oleh sebab itu didirikanlah Organisasi sosial yang berangkat dari kesamaan citacita  pengguna, pemilik, penggemar dan pecinta sepeda  tua/ontel, dengan nama KOMUNITAS SEPEDA TUA  INDONESIA (KOSTI) yang bersifat kebangsaan dan  demokratis, tanpa mengurangi ijin dari pihak yang  berwenang, telah sepakat dan setuju untuk bersama sama mendirikan suatu Perkumpulan beserta segala  kegiatannya dapat ditingkatkan dengan menghimpun  dari dalam dengan Anggaran Dasar sebagaimana  termuat dalam Akta Pendirian ini sebagai berikut :

 

ANGGARAN DASAR  NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1

  1. Perkumpulan ini bernama :

          KOMUNITAS SEPEDA TUA INDONESIA

Untuk selanjutnya dalam anggaran dasar ini  cukup disingkat dengan Perkumpulan,  berkedudukan di Kota             Jakarta Selatan.

  1. Perkumpulan dapat membuka kantor cabang atau kantor perwakilan di tempat lain, di Wilayah  Republik Indonesia berdasarkan keputusan  pengurus dengan persetujuan Rapat pengurus,  dengan persetujuan pengawas.

       KEDAULATAN, AZAS DAN PRINSIP PERGERAKAN

Pasal 2  Kedaulatan Perkumpulan berada di tangan anggota  yang diwujudkan melalui Kongres.

Pasal 3  Perkumpulan berasaskan Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945.

Pasal 4  Prinsip pergerakan Perkumpulan bersifat Independen, berdiri sendiri namun terbuka terhadap kerjasama  dan nilainilai kebangsaan.

TUJUAN DAN FUNGSI

Pasal 5  Perkumpulan mempunyai tujuan untuk memajukan  anggota agar berperan aktif dalam mewujudkan  masyarakat yang demokratis, terbuka dan berkeadilan menuju masyarakat mandiri yang melestarikan sepeda tua sebagai aset budaya, olah raga dan pariwisata  serta aset sejarah bangsa yang harus dijaga.

Pasal 6  Perkumpulan mempunyai fungsi sebagai representasi  keberadaan Komunitas ini dan wadah berhimpun bagi

komunitas atau klub perkumpulan sepeda tua dengan  lintas suku, golongan, agama dan profesi.

KEKAYAAN

 

Pasal 7

 

  1. Perkumpulan mempunyai kekayaan awal yang berasal dari Kekayaan Pendiri yang dipisahkan, terdiri dari uang yang berjumlah sebesar  Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
  2. Selain kekayaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini, kekayaan perkumpulan dapat juga diperoleh dari:  a. Sumbangan atau bantuan yang tidak mengikat;  b. Iuran Anggota;  c. Peroleh lain yang tidak bertentangan dengan

Anggaran Dasar Perkumpulan dan atau peraturan perundangundangan yang berlaku.

  1. Semua kekayaan perkumpulan dipergunakan untuk mencapai maksud dan tujuan Perkumpulan.

KEGIATAN

 

Pasal 8  Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas,  Perkumpulan menyelenggarakan kegiatan, sebagai  berikut :

  1. Bidang Ekonomi : Memberdayakan dan mengembangkan potensi ekonomi dan usaha klub/komunitas secara adil dan demokratis.
  2. Bidang Budaya dan Pariwisata : Menjadikan sepeda tua jadi asesoris dan asset kota dalam pelaksanaan kebudayaan dan

 

pariwisata, berperan aktif dengan dunia tourism menjadikan sepeda tua sebagai transportasi  pariwisata yang nyaman, aman, penuh nostalgia,  tanpa polusi dan mencerminkan kesederhanaan  kepada para turis mancanegara.

  1. Bidang Sosial : Berkontribusi secara aktif dalam mewujudkan citacita “jalur sepeda”, turut serta mengikuti dan menyelenggarakan segala bentuk kegiatan  sosial yang berkaitan dengan kehidupan orang  banyak sesuai dengan kemampuan dan fungsi yang  ada demi meningkatkan harkat dan martabat  bangsa.
  2. Bidang Pendidikan : Memberikan pengetahuan tentang berbudaya sepeda tua kepada masyarakat, berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak  mulia, mandiri, terampil, profesional dan kritis terhadap lingkungan sosial di sekitarnya dan  ikut mengusahakan terwujudnya sistem pendidikan nasional yang berorientasi kerakyatan, murah dan berkesinambungan.
  3. Bidang Hukum : Berusaha menegakkan dan mengembangkan negara hukum yang beradab, mampu mengayomi seluruh  anggotanya, menjunjung tinggi hakhak asasi  manusia dan berkeadilan sosial.

JANGKA WAKTU

 

Pasal 9

Perkumpulan didirikan untuk jangka waktu yang  tidak ditentukan lamanya.

KEANGGOTAAN

 

Pasal 10  Anggota Perkumpulan terdiri dari Organisasi, Klub, Komunitas, Paguyuban sepeda tua.

Pasal 11

 

Persyaratan untuk diterima menjadi anggota  Perkumpulan adalah sebagai berikut :

  1. Sanggup aktif mengikuti kegiatan yang ditetapkan oleh Perkumpulan.
  2. Menerima Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, Garis Besar Program Kerja (GBPK), Mekanisme Kerja Organisasi (MKO), program umum dan peraturanperaturan Perkumpulan.
  3. Menyatakan diri untuk menjadi anggota dengan mengisi formulir keanggotaan.
  4. Telah memiliki identitas, kepengurusan

 

kesekretariatan, kejelasan anggota dan memiliki

 

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

 

  1. Ditetapkan dan disahkan oleh pengurus dengan keputusan yang berlaku melalui kartu tanda anggota dengan sistem member (co branding).
  2. Ketentuan mengenai persyaratan menjadi anggota diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga perkumpulan.

HAK ANGGOTA

 

Pasal 12

 

  1. Setiap Anggota berhak untuk memperoleh perlakuan yang sama.

 

  1. Setiap Anggota berhak untuk mengeluarkan suara/pendapat, saran dan kritik baik secara lisan maupun tulisan.
  2. Setiap Anggota berhak untuk memilih dan dipilih dalam Pemilihan kepengurusan perkumpulan. Penggunaan hak pilih diatur berdasarkan peraturan tersendiri.
  3. Setiap Anggota berhak untuk memperoleh perlindungan dan pembelaan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  4. Setiap Anggota berhak untuk mengikuti kegiatan peningkatan pengetahuan dan ilmiah serta pengembangan sumber daya manusia fisika medik  yang diadakan oleh Perkumpulan.

KEWAJIBAN ANGGOTA

 

Pasal 13  Setiap anggota Perkumpulan berkewajiban untuk :

  1. Mentaati dan melaksanakan sepenuhnya semua

 

ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah  Tangga, dan ketentuanketentuan lain yang telah ditetapkan oleh pengurus.

  1. Setia dan tunduk kepada disiplin Organisasi Perkumpulan;
  2. Aktif dalam kegiatankegiatan Perkumpulan serta bertanggung jawab atas segala sesuatu yang diamanatkan kepadanya;

4. Menjunjung tinggi kehormatan dan nama baik  Perkumpulan serta menentang setiap upaya dan  tindakan yang merugikan Perkumpulan dengan cara yang berakhlak;

duniaphp
demo.duniaphp
software.duniaphp
pulsa tronik
software server pulsa
harga cctv
banyumasweb